Pengenalan Alat-Alat klimatologi

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Kajian Teori
Lama penyinaran surya adalah lamanya surya bersinar cerah sampai kepermukaan bumi dalam periode satu hari, diukur dalam jam. Halangan terhadap sinar matahari kepermukaan bumi terutama awan, aerosols dan kabut. Kecerahan dapat juga terganggu oleh benda-benda penyusun atmosfer lainnya. Lama penyinaran ditulis dalam satuan jam sampai nilai-nilai persepuluhan atau sering ditulis dalam nilai persen perhari. (Anonim,2007 )Suhu dinyatakan sebagai derajat panas atau dingin yang diukur berdasarkan Skala tertentu dengan menggunakan termometer. Satuan Suhu yang biasa digunakan adalah derajat celcius, sedangkan di Inggris dan dibeberapa negara lainnya dinyatakan dengan derajat fahrenheit.

Tanah merupakan media utama dimana manusia bisa mendapatkan lahan pangan, sandang, pangan, tambang dan tempat dilaksanakannya beberapa aktifitas (sunaryo 1998:32). Tanah dapat dipandang sebagai campuran antara partikel, mineral dan organik dengan berbagai ukuran dan komposisi.
Suhu tanah dapat di ukur dengan menggunakan alat yang dinamakan termometer tanah selubung logam. Suhu tanah ditentukan oleh panas matahari yang menyinari bumi. Intensitas panas tanah dipengaruhi oleh kedudukan permukaan yang menentukan besar sudut datang, letak digaris lintang utara dan selatan dan tinggi dari permukaan laut. Sejumlah sifat tanah juga menentukan suhu tanah antara lain intensitas warna tanah, komposisi, panasienis tanah, kemampuan dan akar legas tanah
Salah satu fungsi tanah yang terpenting adalah tempat tumbuhnya tanaman. Akar tanaman dalam tanah

menyerap kebutuhan utama tumbuhan yaitu air, nitrisi dan oksigen.

Udara adalah kumpulan atau campuran gas, yang terbanyak adalah nitrogen dan oksigen. Oksigen sangat penting untuk mendukung kehidupan mahluk hidup dan memungkinkan terjadinya pembakaran bahan baker. Nitrogen merupakan penyubur tanaman. Bakteri menggunakan nitrogen dari udara untuk menyuburkan tanah. Udara juga melindungi bumi dari radiasi berbahaya yang berasal dari ruang angkasa.

Murdiyarso (2003) dalam Berliana et al (2005) dalam Slamet dan Berliana (2006) menyatakan bahwa perubahan iklim adalah berubahnya intensitas unsur-unsur iklim (atau unsur cuaca) dalam jangka panjang ( ± 100 tahun). Oleh karena itu, variabilitas iklim musiman (musim hujan dan kemarau yang berubah mendadak), tahunan (musim kemarau atau hujan yang berubah periodisitasnya) dan dekadal (kejadian iklim ekstrim seperti El Nino dan La Nina) tidak termasuk dalam kategori perubahan iklim.

Perubahan iklim terjadi akibat adanya pemanasan global yang diakibatkan meningkatnya emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia, seperti industri, transportasi, kebakaran hutan, perubahan tata guna lahan dan sebagainya. Pada umumnya perubahan iklim tersebut ditandai dengan terjadinya kenaikan suhu udara di permukaan bumi dan naiknya paras permukaan laut. Pada umumnya di wilayah benua maritim Indonesia memiliki variabilitas unsur iklim curah hujan yang lebih besar dibanding unsur iklim lainnya seperti suhu, tekanan, dan kelembaban udara (Qodrita dan Berliana, 2006).

 

Tabel kelembaban relative (%) dari suhu bola kering dan bola basah

Suhu bola kering (0C)

Selisih suhu bola kering dan bola basah (0C)

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
40 100 94 88 82 76 71 66 61 56 52 47 43 39
39 100 94 88 81 76 71 65 60 55 51 46 42 38
38 100 94 88 81 76 70 65 60 54 50 45 40 37
37 100 94 88 81 75 70 64 59 54 49 44 39 36
36 100 93 87 80 75 69 64 59 53 48 43 38 35
35 100 93 87 80 74 69 63 58 52 47 42 37 33
34 100 93 87 80 74 68 62 57 51 46 41 36 32
33 100 93 86 80 73 67 62 56 50 45 40 35 31
32 100 93 86 79 73 67 61 55 50 44 39 34 30
31 100 93 86 79 73 66 60 54 49 43 38 33 29
30 100 92 85 79 72 65 59 53 48 42 37 32 27
29 100 92 85 78 71 65 59 52 47 41 36 31 25
28 100 92 85 78 71 64 58 51 45 40 34 29 23
27 100 92 84 77 70 63 57 50 44 38 32 27 22
26 100 92 84 77 70 63 56 49 43 37 31 26 20
25 100 92 84 76 69 62 55 48 42 36 30 24 18
24 100 91 83 76 68 61 54 47 40 34 28 22 16
23 100 90 83 75 67 60 53 45 38 32 26 20 14
22 100 90 82 74 67 59 52 44 37 31 24 18 12
21 100 90 82 73 66 58 50 43 36 29 22 16 9
20 100 90 82 73 65 57 49 41 34 27 20 13 6
19 100 90 81 72 64 55 47 39 32 24 17 10  
18 100 90 81 71 63 54 45 37 30 21 14 7  
17 100 90 80 71 62 53 44 36 28 19 12    
16 100 89 80 70 60 51 42 34 25 17 9    
15 100 89 80 70 59 49 40 31 23 14 6    

 

1.2 Tujuan

1.     Mengenal stasiun meteorologi pertanian dan alat-alat pengukur anasir

cuaca yang biasa digunakan dalam bidang meteorologi pertanian.

2.       Mempelajari prinsip kerja, cara penggunaan alat, serta macam dan kualitas data

yang dihasilkan dari sesuatu alat pengukur anasir cuaca.

 

 

 

 

 

BAB II
METODOLOGI PRAKTIKUM

2.1 Waktu dan Tempat Praktikum
Praktikum agroklimatologi ini dilaksanakan pada tanggal 1 November 2012 dilaboratorium agroklimatologi

2.2 Alat dan Bahan Praktikum
Alat dan bahan praktikum yang digunakan dalam praktikum ini antara lain :

  • Termometer
  • Termohygrograf
  • Termometer tanah
  • Termometer higrometer
  • Termometer higrometer otomatis
  • Termometer maks min
  • Psikometer sling
  • Anemometer
  • Higrometer

2.3 Prosedur Kerja
Ada tiga prosedur yang kita gunakan dalam praktikum agroklimatologi ini antara lain :
1. Mendengarkan Penjelasan
Setiap hal yang dijelaskan oleh dosen diperhatikan dengan seksama oleh praktikan agar dapat dipahami dengan sungguh-sungguh.
2. Mengamati Alat
Semua alat praktikum yang diperlihatkan oleh dosen diamati dan didiskusikan sehingga praktikan mampu menjelaskan bagian-bagian dari alat-alat praktikum tersebut.
3. Memfoto/Menggambar Alat
Alat-alat praktikum yang telah diamati kemudian didokumentasikan dengan menggambar setiap alat praktikum tersebut.
 

 

 

 

 

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

1. Termometer

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (derajat panas atau dingin) suatu benda.Termometer menggunakan zat yang mudah berubah sifat  akibat perubahan suhu (sifat termometrik benda). Raksa (Hg) dan Alkohol mudah memuai akibat perubahan suhu, sifat termometrik inilah yang dipakai pada termometer zat cair.

Pembuatan skala pada termometer memerlukan dua titik referensi yaitu titik tetap bawah dan titik tetap atas. Titik tetap bawah dipilih titik beku air dan titik tetap atas dipilih titik didih air pada tekanan udara 1 atmosfer.

 

2.Termohigrograf
Termohigrograf merupakan kombinasi dari termograf dan higrograf yang menggunakan selembar pias dengan dua skala. Pada alat ini terdapat dua sensor yaitu sensor bimetal dan sensor rambut. Bimetal adalah gabungan dari dua macam logam yang berbeda koefisien mjuainya sehingga apabila terpanaskan akan berubah bentuk (melengkung). Salah satu ujung dari bimetal dijepit pada kerangka alat dan ujung yang lainnya dihubungkan dengan tangkai pena pencatat. Sensor rambut dapat menggunakan rambut ekor kuda atau rambut manusia. Rambut ini akan memanjang dan memendek menurut kandungan air yang ada diudara. Sensor dihubungkan dengan tangkai pencatat yang menekan pada pena. Termohigrograf ini digunakan untuk mencatat suhu dan kelembapan secara kontinyu

 

3. Termometer tanah

Termometer tanah adalah sebuah termometer yang khusus dirancang untuk mengukur suhu tanah. Alat ini berguna pada perencanaan penanaman dan juga digunakan oleh para ilmuwan iklim, petani, dan ilmuwan tanah. Suhu tanah dapat memberikan banyak informasi yang bermanfaat, terutama pemetaan dari waktu ke waktu. Ciri-ciri dari termometer tanah adalah pada bagian skala dilengkungkan, namun ada juga yang tidak dilengkungkan. Hal ini dibuat untuk memudahkan dalam pembacaan termometer dan menghindari kesalahan paralaks.

Suhu tanah adalah kunci dalam mengambil keputusan penanaman. Jika tanah terlalu dingin, tanaman bisa mati. Sebagian orang dapat menggunakan pedoman seperti tanggal terbaru, suhu udara ruangan, dan waktu tahun, namun pengukuran suhu tanah bisa sangat penting untuk memastikan bahwa tanah tersebut siap untuk musim tanam. Demikian pula orang yang memonitor iklim dan kondisi tanah menggunakan termometer tanah dalam pekerjaan mereka.

Prinsip kerja termometer tanah hampir sama dengan termometer biasa, hanya bentuk dan panjangnya berbeda. Pengukuran suhu tanah lebih teliti daripada suhu udara. Perubahannya lambat sesuai dengan sifat kerapatan tanah yang lebih besar daripada udara.

4.Termometer.higrometer
Higrometer adalah sejenis alat untuk mengukur tingkat kelembapan pada suatu tempat. Biasanya alat ini ditempatkan di dalam bekas (container) penyimpanan barang yang memerlukan tahap kelembapan yang terjaga seperti dry box penyimpanan kamera. Kelembapan yang rendah akan mencegah pertumbuhan jamur yang menjadi musuh pada peralatan tersebut.
Hygrometer mempunyai prinsip kerja yaitu dengan menggunakan dua thermometer.

 

5. Termometer higrometer otomatis

Sebuah hygrometer / h aɪ ɡ r ɒ m ɪ t ə / adalah alat yang digunakan untuk mengukur kadar air di lingkungan. Kelembaban instrumen pengukuran biasanya mengandalkan pengukuran dari beberapa kuantitas lainnya seperti suhu, tekanan, massa atau perubahan mekanis atau listrik di suatu zat sebagai kelembaban diserap. Dengan kalibrasi dan perhitungan, jumlah ini diukur dapat menyebabkan pengukuran kelembaban. Perangkat elektronik modern menggunakan suhu kondensasi, atau perubahan listrik kapasitansi atau resistensi untuk mengukur perubahan kelembaban.

 

6. Termometer maks min

Termometer Maksimum dan Minimum adalah alat untuk mengukur suhu maksimum dan minimum dalam jangka waktu tertentu. Termometer dipasang dengan alat penunjuk skala yang terletak diatas permukaan air raksa. Termometer jenis ini pertama kali diperkenalkan oleh James Six Bellani yang kemudian lebih dikenal dengan termometer maksimum-minimum six bellani.
Termometer Maksimum Minimum bekerja dengan adanya katup pada leher tabung dekat bohlam. Saat suhu naik, air raksa didorong ke atas melalui katup oleh gaya pemuaian. Saat suhu turun, air raksa tertahan pada katup dan tidak dapat kembali ke bohlam membuat air raksa tetap di dalam tabung. Pembaca kemudian dapat membaca temperatur maksimum selama waktu yang telah ditentukan. Untuk mengembalikan fungsinya, termometer harus diayun dengan keras.

 

7. Psikometer sling

Psikrometer terdiri dari Termometer Bola Basah (TBB) dan Termometer Bola Kering (TBK). TBK menunjukan suhu udara, TBBdigunakan untuk mencatat kelembaban udara dengan bantuan Table. Pada TBB, bola air raksaharus selalu basah dengan menggunakan Kain muslin yang selalu basah oleh air murni. RHdibaca dari tabel pembacaan TBB terhadap ∆TBK-TBB. Pada waktu pembacaan terlebih dulu  dibaca termometer bola kering kemudian termometer bola basah. Suhu udara yangditunjukkan oleh termometer bola kering lebih mudah berubah daripada suhu termometer bola basah

Kelebihan psikrometer tipe sling:

• Memiliki ketelitian yang cukup tinggi dibanding psikometer lain

• Mudah dioperasikan karena relatif sederhana

Kekurangan alat ini:

• Perhitungannya agak rumit karena harus menghitung temperatur pada TBB danTBK dulu

• Pengukuran tidak optimal karena mendapat pengaruh dari pengamat/ pengukur ketika mengoperasikan alat ini

 

8. Anemometer

Anemometer adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin, dan merupakan salah satu instrumen yang digunakan dalam sebuah stasiun cuaca. Istilah ini berasal dari kata Yunani anemos, yang berarti angin. Anemometer pertama adalah alat pengukur jurusan angin yang ditemukan oleh oleh Leon Battista Alberti. Anemometer dapat dibagi menjadi dua kelas: yang mengukur angin dari kecepatan, dan orang-orang yang mengukur dari tekanan angin, tetapi karena ada hubungan erat antara tekanan dan kecepatan, yang dirancang untuk satu alat pengukur jurusan angin akan memberikan informasi tentang keduanya.

9. Higrometer

 Higrometer rambut adalah sebuah alat pengukur kelembaban udara dengan satuan persen yang menggunakan prinsip muai panjang rambut dimana rambut akan memanjang ketika kelembaban udara bertambah. Adapun rambut yang digunakan adalah rambut manusia atau kuda yang sudah dihilangkan lemaknya yang kemudian dikaitkan dengan pengungkit (engsel) yang dihubungkan dengan jarum yang menunjuk kepada skala sehingga memperbesar perubahan skala dari perubahan kecil dari panjangnya rambut.Secara umum kelembaban (Relative Humidity) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan jumlah uap air yang ada di udara dan dinyatakan dalam persen dari jumlah uap air maksimum dalam kondisi jenuh. Dan alat yang dapat digunakan untuk mengukur kelembaban udara (Relative Humidity) adalah Higrometer

 

Menghitung Kelembaban udara

 

Menghitung kelembaban udara dengan psikrometer tipe sling dengan tiga kali percobaan didapat

Bola kering : 32,33,33

Bola basah : 29,25,26

Selisih suhu bola kering dan bola basah : 79,50,56

T1 rata-rata :

T bola kering :

T bola basah :

 

BAB IV
KESIMPULAN

KESIMPULAN
Setelah melakukan praktikum ini kita akan mengetahui alat-alat yang digunakan dalam praktikum agroklimatologi.

Praktikan bisa membedakan alat-alat yang dipakai dalam setiap percobaan sehingga memudahkan  analisis tentang hal yang sedang diamati.

Dalam mengamati suhu udara dan tanah. Thermometer merupakan alat yang sangat dibutuhkan dalam penelitian tersebut karena thermometer adalah alat terpenting untuk mengukur suhu.

 

Dari perhitungan tersebut diperoleh T rata-rata = 58,670C, T bola kering = 32,670C,

T bola basah = 26,670C

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar pustaka

http://joytalita.wordpress.com/2010/05/23/anemometer-nieee/ diakses pada tanggal 08 November 2012

http://nellyn-naftalena.blogspot.com/2011/04/laporn-praktikum-agroklimatologi.html diakses pada tanggal 08 November 2012

http://www.gajahfisika.net/index.php/termometer.html diakses pada tanggal 08 November 2012

http://echievitanovita.blogspot.com/2012/02/laporan-agroklimatologi-kelembaban.html diakses pada tanggal 08 November 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s